Langsung ke konten utama

Postingan

Cycling In Wageningen (1)

Ini bulan kedua saya tinggal di Wageningen... Satu kampung di Belanda... dan hari ini, hari pertama saya naik sepeda.. muka (ekspresi) bingung saya langsung di jawab Bapaknya anak anak dengan kiriman http://www.cyclinginwageningen.nl . Terbiasa dengan sepeda motor membuat saya tak punya kebiasaan menoleh baik saat akan berganti arah atau hanya sekadar masuk lebih ke dalam jalan raya, melirik pun cukup. Kesemrawutan bagian belakang terpampang di depan mata lewat sepotong kecil kaca cembung. Kegugupan ini yang justru pertama saya rasakan ketika pedal sepeda mulai saya kayuh. Bagaimana nanti saya belok? di belakang saya ada orang atau tidak? tahukah dia kalau saya mau belok? dia nabrak saya tidak? Tapi sepertinya, itu tidak penting!! pernahkan anda melihat sepeda berspion? mungkin pernah, tapi tidak umum, tidak wajar. Yang saya hadapi malah dua kali saya hampir ketabrak mobil. Kegugupan saya akan satu hal membuat saya kurang awas. kebiasaan "mlipir" orang Indonesi...

Facebook (saya) di akhir 2015

hmmm....lama tidak kutak-kutik facebook...kapan terakhir kali saya membuat status? kalau bukan karena permintaan Ipar saya, tak ingin saya sebenarnya bermain-main dengan facebook lagi, meskipun tak saya pungkiri bahwa minimal satu kali sehari saya membuka laman beranda facebook. Saya masih setengah hati untuk kembali menyibukkan diri dengan facebook, meskipun tak saya pungkiri saya pun menjadi tak terlalu "ketinggalan jaman" karena beragam berita terpampang di beranda facebook. Satu alasan penting yang membuat saya harus segera membuka diri dengan facebook adalah beragam cerita yang harus saya kabarkan kepada Kakek-Nenek-Om-Bulik-nya di Indonesia tentang Huda dan Althaf di Eropa. Insyaallah

Aja Gumun!

Saat saya berhenti dan mengambil gambar ini, ada dua gadis cilik melintas dan salah satunya berujar "Yeee....ada yang gumunan yeee..." Ahaa....tersenyum saya dibuatnya... karena begitu pulalah batin saya ketika melihat foto-foto anak kekinian yang mereka upload di media sosial mereka. foto anak kota yang main ke desa, pamer ke kawan dan kerabat betapa damai, indah dan tenang nya berada di desa, jauh dari hiruk pikuk bising kota. Dan kemudian ketika saya berada di posisi itu... Saya mencari-cari alasan pembenarnya.. Orangtua saya tak mengabadikan saat saya main di kali, saat saya nangkap wader sepat atau sekadar nyebrang sungai tuk main ke sawah, tak ada foto ketika saya naik "blarak kering" dan ditarik sepupu-sepupu saya.. andainya saya punya foto itu saat ini, tentulah senang saya, mengingat betapa bahagianya masa itu, masa gobag sodor, masa jamuran, masa delikan dan bekelan... Satu waktu, foto ini yang akan bercerita bagaimana masa kecil anak...
Hari Pangan Sedunia Tema yang sungguh cantik bukan....?  "PENINGKATAN KAPASITAS PETANI DALAM UPSUS PAJALE DAN PENGANEKARAGAMAN PANGAN MENUJU KEDAULATAN PANGAN" Rangkaian kata sebagai tema Pameran Hari Pangan Sedunia yang diselenggarakan oleh Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKPPP) Kabupaten Bantul. Sebuah Badan di dalam naungan Kementrian Pertanian yang membawahi bidang Ketahanan Pangan dan Kegiatan Penyuluhan. Kedua bidang tersebut dirangkai menjadi satu kesatuan utuh dalam rangka mensukseskan program Pemerintah Swasembada Pangan melalui program UPAYA KHUSUS PADI JAGUNG KEDELAI (Upsus Pajale). Petani-petani yang tergabung dalam Kelompok-kelompok Tani didampingi dan dilimpahi fasilitas alat, mesin, benih, dan pupuk guna mendorong peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai. Hasil panennya kemudian diolah menjadi beragam pangan oleh kelompok-kelompok Wanita Tani.  Ragam olahan padi, ragam olahan jagung dan ragam olahan kedelai seharusnyalah ...
sampai di titik 33, dan belum juga konsisten menulis..... ahh...lihat pekerjaan rumah saya... mencuci, menjemur, memasak, cuci piring, angkat jemuran, lipat-lipat baju.... pekerjaan rumah yang taak ada habisnya di sela bermain bersama Huda dan Adiknya.. bahkan ada pekerjaan rumah lain yang harus saya selesaikan setidaknya sampai satu bulan ke depan... yaa... sibuk sekali saya *) saya sedang cari-cari alasan kenapa saya belum juga menjadi "blogger" atau sebaliknya..... seharusnya itu menjadi alasan saya untuk menulis.. tentang pekerjaan rumah saya... seperti malam ini.. berkutat dengan kertas laporan-laporan luas tambah tanam padi, jagung, kedelai di desa-desa di kabupaten Bantul. belum tentu tahun depan, di malam ke-34 saya, saya punya kesempatan lagi bergadang dengan data-data seperti ini. Mau dibawa kemana "blog" ini.... (*nyanyi..) ini yang sedikit banyak menyulitkan saya untuk menulis. saya belum memutuskan ingin membuat blog seperti apa,...
luar biasa Microsoft ini...serasa memindahkan kotak komputer ke dalam genggaman.. ya...saya menggenggam Microsoft seri 540, belum lama. Dan anggap saja sekarang ini saya sedang belajar memainkannya... 😍😍
satu tahun berlalu sejak terakhir saya menulis di sini... hingga tanpa terasa saya tiba di titik 33, tak lama lagi... ada banyak anugrah dan kemurahan Tuhan yang saya terima... subhanallah... alhamdulillah... atas segala nikmat yang telah Tuhan berikan